Adlinur’s Weblog

Mengabdi untuk Dunia Pendidikan

fungsi taman

Posted by adlinur pada Mei 6, 2009

 

Adli Nur ( 08 Mei 2009 )

1. Hijau daun, tumbuhan taman,

Arena bermain, lingkungan kota,

Asri indah, suatu harapan,

Kesan dambaan, setiap manusia,

 

2. Wahai warga, peka lingkungan,

Rajin menanam, lahan terbuka,

Semai bibit, berbagai tumbuhan,

Untuk keindahan, primadona kota,

 

3. Halaman kosong, tanah lapang,

Hayo mamfaatkan, taman berbunga,

Mari berbuat kenyamanan kampung,

Pohon pelindung, mamfaat ganda,

 

4. Tanaman produktif, fungsi guna,

Menghijau kota, mamfaat permanent,

Sekali berdayung, dalam arena,

Berjuta makna, menjadi moment,

 

5. Asri indah, dedaunan hijau,

Dada berdebar, nikmat rasa,

Nuansa manusia, menepik galau,

Bersuasana segar, di taman kota,

 

6. Jakarta raya, Metropolitan,

Rumah berhimpitan, kota Jakarta,

Tanah lapang, tidak tersisakan,

Hanya halaman, sepetak saja,

 

7. Namun begitu, wahai saudara,

Jangan menterlantar, ruang rindang,

Mamfaatkan lahan, penuh upaya,

Rapi tertata, tanaman lindung,

 

8. Halaman terhiasi, warna-warni,

Taman Mini, karya cipta,

Rumah ke rumah, patut dihiasi,

Semua Rt, Rw hijau ber-aroma,

 

9. Apabila itu, mampu teralisasi,

Jakarta berseri, penuh dinamika,

Selain itu, ada taman dikhususi,

Wilayah tertentu, wajib dipelihara,

 

10.Tamon indah, bermakna ganda,

Paru-paru kota, fungsi utama,

Hijauan taman, puspa raga,

Timbul aroma, penyejuk rasa,

 

11.Udara sejuk, sekitar taman,

Arena bermain, bercumbu asmara,

Di pagi hari, daunan berembun,

Kawanan burung, riuh bercengkrama,

 

12.Alangkah indah, Ciptaan Illahi,

Taman berseri, satu diantaranya,

Kita makhluk, wajib mensyukuri,

Harus sudi, melakukan budidaya,

 

13.Masa depan, harus diprediksi,

Dunia tragedi, bila tidak dipelihara ,

Tanah gundul, pohon dihabisi,

Serakah sekali, tak bertenggang rasa,

 

14.Ada insan, yang lupa diri,

Hutan dibabati, lupa daratan,

Anak cucu, yang mewarisi,

Suasana bumi, gersang nestapa,

 

15.Nasib alam, sedih sekali,

Hutan digunduli, penanaman tiada,

Masa-bodoh, tidak perduli,

Merana bumi, pemanasan global,

 

16.Efek langsung, memanas dunia,

Timbul juga, embrio penyakit,

Flu burung-Flu babi, menerpa,

Menyerang manusia, nyawa pamit,

 

17.Efek ke depan, pemanasan global,

Kutub Utara-Selatan, es mencair,

Akan hilang, beberapa kepulauan,

Bencana datang, terus mengalir,

 

18. Begitu peneropong, analisa ilmuwan,

Ulah oknum, di beberapa negara,

Memperlakukan alam, tanpa pemeliharaan,

Hutan ditebang, lapisan ozon sirna,

 

19.Polusi alam, pencemar lingkungan,

Asap pembakaran, limbah tak tertata,

Polusi udara, sungai wadah buangan,

Hujan datang, banjir meremdam kota,

 

20.Berkenaan itu, wahai saudaraku,

Mari bersatu, perduli lingkungan,

Limbah ditata, penghijauan dibaku,

Tanah yang subur, dibuat rindang,

 

21.Demi kesehatan, alam berseri,

Turunan generasi, estafet ceria,

Turut memelihara, anjuran Illahi,

Hidup di bumi, mengabdi Yang Kuasa,

 

22.Mengabdi Khalik, cinta sesama,

Anjuran agama, saling menjaga,

Hormat-menghormati, raih makna,

Stabilitas terbina, ibadah dapat dikerja,

Jakarta, 08 Mei 2009

Adli Nur,

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.